Simpang siur soal wajib tidaknya vaksin meningitis bagi umrah 2024 ternyata belum juga usai. Di sejumlah grup yang kami pantau, ada jamaah yang masih bisa masuk tanpa bukti surat vaksin, namun banyak juga yang mengeluh dilarang masuk karena tak memiliki bukti vaksin.

Lalu bagaimana sebenarnya regulasi yang terbaru di tetapkan, baik oleh Pemerintah Saudi Arabia maupun oleh Pemerintah Indonesia? Simak penjelasannya berikut ini.
Edaran Resmi Saudi Arabia Soal Wajib Vaksin
Dilansir dari laman resmi moh.gov.sa, sebenarnya Kementerian kesehatan Arab Saudi telah menerbitkan edaran terkait kewajiban vaksin meningitis ini serta sejumlah persyaratan kesehatan lainnya. Dalam Surat Edaran tersebut, Kementerian Kesehatan Saudi Arabia merinci sejumlah kriteria persyaratan bagi sejumlah negara.
Baca juga : Keberatan, Amphuri Minta Saudia Airlines Cabut Surat Edaran
Edaran Resmi Kemenkes RI
Selain itu, dari Kementerian Kesehatan Indonesia juga telah ada pemberitahuan atau edaran terkait hal tersebut. Edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha ini menyatakan, kebijakan diambil berdasarkan nota diplomatik Kedutaan Kerajaan Arab Saudi tertanggal 20 Mei 2024 melalui Kementerian Luar Negeri nomor 211-4239.
Surat Edaran dengan Nomor HK.02.02/A/3717/2024 TENTANG PELAKSANAAN VAKSINASI MENINGITIS BAGI JAMAAH HAJI DAN UMRAH sekaligus mencabut Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/C.I/9325/2022 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis bagi Jamaah Haji dan Umrah.
Baca juga sebelumnya : Umrah Tidak Wajib Vaksin Meningitis, Ini Alasannya
Nah di akhir tulisan ini kami lampirkan juga Surat Edaran Kementerian Kesehatan tertanggal 11 Juli 2024, tentang pemenuhan persyaratan kesehatan bagi jamaah umrah. Klik Gambar untuk membuka filenya.
Kesimpulannya, aturan umrah untuk tahun 2024 ini seluruh jamaah umrah wajib untuk memenuhi persyaratan kesehatan atau wajib vaksin dan membawa bukti vaksin, sebagai syarat masuk Arab Saudi.
Sosialisasi Masih Minim
Nah jika wajib, kenapa ada yang bisa lolos masuk Arab Saudi? Jawabannya adalah karena sebenarnya berbagai regulasi dan aturan baru ini tentunya masih butuh waktu untuk di sosialisasikan. Sehingga masih belum bisa berlaku secara efektif.
Hanya saja yang perlu diperhatikan oleh anda sebagai para pelaku bisnis travel umrah, bahwa ke depan pastinya aturan ini wajib berlaku, mengingat sudah di keluarkan aturan resminya. Sebagai langkah antisipasi dan kepatuhan, ada baiknya seluruh jamaah anda melengkapi bukti vaksin ini.
Demikian informasi kali ini semoga bermanfaat. Salam tim mandalika wisata.
Klik untuk melihat file lengkapnya

Klik gambar untuk melihat file lengkap.
