0819-0909-0990 Admin mandalikawisata10@gmail.com

Visa Biometrik adalah salah satu persyaratan yang diminta oleh Pemerintah Arab Saudi bagi mereka yang hendak berkunjung ke Tanah suci baik untuk haji dan Umrah. Namun tak banyak yang paham apa sih Visa Biometrik ini atau bagaimana cara mengaksesnya.

biometrik visa haji dan umrah

Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini, saya akan jelaskan sedikit terkait Visa biometrik, dan melalui halaman ini juga akan saya tuliskan tata cara permohonannya sebagai berikut.

Apa Itu Visa Biometrik?

Visa Biometrik adalah jenis visa yang memerlukan sejumlah data biometrik pemohon. Adapun data dimaksud adalah mencakup data sidik jari dan foto wajah (retina mata dan wajah keseluruhan) dari pemohon visa, untuk verifikasi identitas dan tujuan keamanan.

Pemerintah Arab Saudi sendiri mulai meminta data biometrik untuk visa jamaah haji dan umrah sejak tahun 2017. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan memudahkan proses identifikasi dan verifikasi jamaah. Awalnya biometrik visa Arab Saudi dilakukan di pusat aplikasi visa atau konsulat Saudi Arabia yang ditunjuk di tiap-tiap negara.

Baca Juga : Mengenal Syarikah, Muasasah dan Provider Visa Arab Saudi (Bag. 1)

Tujuan Diberlakukan

Adapun tujuan diberlakukannya visa biometrik ini adalah sebagai berikut :

  1. Tujuan Keamanan : sebuah negara dengan tingkat kunjungan yang tinggi seperti Arab Saudi khususnya, mengharuskan biometrik saat pengajuan visa demi mengurangi risiko penipuan identitas. Selain itu untuk memastikan juga bahwa orang yang mengajukan visa adalah orang yang sama saat tiba di Arab Saudi.
  2. Verifikasi yang lebih efektif : Biometrik dapat memudahkan otoritas imigrasi setempat untuk memverifikasi identitas pemohon dengan lebih akurat dan cepat.

Syarat Mengajukan Biometrik visa Umrah

Perlu diketahui terlebih dahulu, bahwa permohonan visa biometrik secara mandiri harus mengajukan dulu permohonan visa umrah kepada Muasasah di Arab Saudi. Setelah itu barulah perekaman biometrik ini dilakukan dan hasil rekaman dikirimkan ke database (sistem Visa) negara tujuan.

Bagi anda yang akan melakukan perjalanan ke Arab Saudi khususnya, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu apa saja persyaratan yang harus disipakan sebelum mengajukan visa biometrik ini. Adapun persyaratannya adalah sebagai berikut :

  1. Alamat Email yang valid atau masih aktif
  2. Detail paspor (Masa berlaku paspor harus lebih dari 6 bulan) dan Elektronik Number atau nomor apply visa untuk yang non umrah dan haji
  3. Kartu kredit atau voucher yang valid
  4. Rekam dan kirim informasi biometrik Anda yaitu, foto retina, gambar wajah dan sidik jari
  5. Selesaikan proses pendaftaran biometrik Anda secara real-time dalam waktu kurang dari 10 menit (pendaftaran harus selesai satu sesi)
  6. Internet yang stabil atau kencang (internet lemot dapat menyebabkan gagalnya perekaman)
  7. Handphone yang memadai dengan kamera depan yang cukup bagus.

Tata Cara Rekam Biometrik Visa Mandiri Untuk Umrah

Berikut ini tata cara rekam biometrik visa tujuan Arab Saudi yang kamu rangkum secara simple untuk anda. Ikuti langkah-langkahnya secara berurutan ya.

  1. Download aplikasi Saudi Visa Bio di hp anda dan Install
  2. Setelah aplikasi berhasil terinstal, silahkan scroll dan klik tombol Mulai Pendaftaran Mandiri. Selanjutnya akan muncul laman ketentuan yang harus anda centang. Kemudian klik lagi Mulai Pendaftaran mandiri.
  3. Masukkan alamat email yang valid yang akan anda gunakan, setelah itu klik tombol Kirim email. Selanjutnya anda akan diminta membuka email tadi dan meng klik kode verifikasi yang tertera dalam email dengan tulisan click here to Verify.
  4. Isi Detil Aplikasi visa yang mencakup tujuan permohonan, kedubes penerbit visa, dan keterangan sudah pernah mendapatkan visa Arab Saudi sebelumnya atau tidak.
  5. Selanjutnya laman akan dialihkan ke pemindaian paspor. Buka halaman passport anda dengan posisi tegak, tanpa ada bias cahaya atau bayangan agar foto pasport terbaca jelas, kemudian klik Pindai Paspor.
  6. Perekaman Wajah, disini anda akan diminta berfoto selfie, dengan kamera depan. Pastikan tidak menggunakan kacamata, di tempat yang terang dengan pencahayaan cukup, pastikan juga retina mata jelas dan ekspresi anda senetral mungkin.
  7. Berikutnya perekaman sidik jari, arahkan sidik jari anda dengan kamera belakang, ikuti instruksi yang diminta.

Visa Untuk Haji

Untuk calon jamaah haji, biasanya visa dan biometriknya akan dilaksanakan melalui Kementerian Agama setempat. Hal ini karena untuk haji memang pengelolaan dan penyelenggaraannya di Indonesia dilakukan oleh Pemerintah. Bagi Jemaah haji dari Indonesia diharuskan menyelesaikan pendaftaran biometrik mereka sebelum memperoleh visa haji​.

Sebenarnya hal ini juga akan memudahkan petugas berwenang di Arab Saudi dalam melakukan pemeriksaan menyeluruh bagi para jamaah haji Resmi, sehingga dapat dengan mudah juga mengenali para jamaah haji ilegal (tidak resmi atau non visa haji).

Baca juga : Ini Loh Tampilan Smart Card Haji Tahun 2024

Yang perlu diketahui saat ini adalah bahwa Pengambilan data biometrik ini diwajibkan untuk semua calon jamaah haji dan umrah, kecuali untuk beberapa pengecualian seperti anak-anak di bawah usia tertentu atau individu dengan kondisi kesehatan tertentu yang membuat mereka tidak dapat memberikan data biometrik.

Nah bagi yang butuh tanya-tanya terkait visa maupun biometrik visa ini, dapat konsultasi visa gratis dengan kami melalui laman Hubungi Kami. Sekian tulisan kali ini dan semoga bermanfaat.

Translate »