Al Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Penasaran ga sih dimana percetakan terbesarnya?
Bagi yang sudah pernah berkunjung ke Madinah, pastinya sudah tidak asing lagi dengan Kompleks Percetakan Al Qur’an Raja Fahd di madinah. Namun bagi anda yang belum pernah ke sana, kami liput informasinya berikut ini.

Destinasi Wisata di Madinah
Kompleks Percetakan Al-Quran Raja Fahd di Madinah memang menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi para pengunjung, terutama bagi mereka yang memiliki minat khusus terhadap Al-Quran dan proses percetakannya. Kapasitas produksi Percetakan ini bisa mencapai lebih dari 10 juta kopi dari berbagai publikasi dalam satu shift.
Sehingga jika dibutuhkan, produksi percetakan Al Qur’an itu bisa mencapai 30 juta kopi dalam satu tahun, jika dilakukan dalam tiga shift. Hingga tahun 2000 saja, produksi percetakan telah mencapai 90 edisi dengan jumlah total 165 juta kopi.
Kompleks ini sering dikunjungi oleh pelajar, peneliti, serta wisatawan yang tertarik dengan aspek keagamaan dan budaya Islam, khususnya Al Qur’an. Disini biasanya pengunjung dapat melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut :
- Tur dan Kunjungan Edukatif di mana pengunjung dapat melihat langsung proses percetakan Al-Quran dan mempelajari lebih lanjut tentang sejarah serta teknologi yang digunakan dalam perecetakan.
- Pameran dan Galeri dimana dalam Kompleks ini sering menampilkan pameran yang menampilkan berbagai edisi Al-Quran serta informasi mengenai sejarah teks suci ini dari masa ke masa.
- Pembelian dan Distribusi Al-Quran, jelas dong Pengunjung juga dapat memperoleh salinan Al-Quran yang dicetak di sini, sering kali sebagai suvenir atau untuk disumbangkan ke masjid atau lembaga pendidikan.
Luas areanya diperkirakan mencapai dua ratus lima puluh ribu meter persegi, dan kompleks ini dianggap sebagai unit perkotaan yang terintegrasi dalam hal fasilitasnya. Adapun sejumlah fasilitas tersebut meliputi masjid, gedung administrasi, pemeliharaan, mesin cetak, gudang, transportasi, pemasaran, perpustakaan, klinik kesehatan, dan layanan pendukung lainnya.
Bahkan Pada area ini ditambahkan juga gedung gudang baru dan perpustakaan baru untuk Departemen Keilmuan.Kompleks ini terletak di wilayah yang strategis di Madinah, tidak jauh dari pusat kota dan masjid Nabawi, yang merupakan salah satu situs paling suci dalam Islam.
King Fahd Glorious Quran Printing Complex
King Abdulaziz Road,
Al Madinah Al Munawarah 42317,
Kingdom of Saudi Arabia
Baca juga : Rugi Jika dilewatkan! 11 Rekomendasi Wisata Religi di Tanah Suci
Sejarah Berdirinya Percetakan Al Qur’an
Dilansir dari laman resmi qurancomplex.gov.sa, kompleks ini awalnya didirikan dengan latar belakang meningkatnya kebutuhan dunia Islam akan Al-Qur’an, penerjemahan maknanya ke dalam berbagai bahasa, dan perhatian terhadap berbagai ilmu pengetahuannya.
Selain itu mengingat pemenuhan peran penting Kerajaan Arab Saudi dalam mengabdi pada Islam, dimana Penjaga Dua Masjid Suci Raja Fahd bin Abdulaziz V menyadari pentingnya hal ini, yang diwujudkan melalui dedikasi dengan peralatan khusus untuk pekerjaan besar itu.
Raja Fahd meletakkan batu pertama untuk Kompleks Raja Fahd Pencetakan Al-Qur’an Mulia di Madinah pada tanggal enam belas Muharram tahun (1403 H – 1982 M). Adapun kalimatnya pada saat peresmian plakat peringatan untuk peletakan batu pertama proyek kompleks tersebut adalah sebagai berikut :
“Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan dengan ridha Tuhan Yang Maha Esa… Kami berharap semoga proyek ini bermanfaat dan berkah untuk mengabdi pada Al-Qur’an terlebih dahulu, dan untuk mengabdi pada Islam dan Umat Islam yang kedua, mengharapkan pertolongan dan kesuksesan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam semua urusan agama dan dunia kita, dan agar proyek besar ini berhasil dalam melayani apa yang diciptakan untuk tujuan ini, yaitu Al-Qur’an, dan agar umat Islam mendapat manfaat darinya. itu dan merenungkan maknanya.”
Raja Fahd lalu membuka membuka kompleks tersebut pada tanggal 6 Safar (1405 H – 1984 M), sambil berkata:
“Dua tahun lalu, saya berada di tempat ini untuk meletakkan batu fondasi proyek besar ini, dan di kota ini, yang merupakan kota terbesar. Masyarakatnya bergembira dengan kedatangan Rasulullah , semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan mereka adalah bantuan terbaik baginya di masa-masa sulit, dan seruan diluncurkan darinya, seruan kebaikan dan keberkahan kepada umat. seluruh dunia.
Pada hari ini, saya menemukan bahwa apa yang saya impikan telah menjadi kenyataan pada tingkat terbaik. Oleh karena itu, setiap warga Kerajaan Arab Saudi wajib bersyukur kepada Tuhan atas nikmat yang luar biasa ini, dan saya berharap Tuhan memberi saya kesuksesan dalam mengabdi pada agama saya, kemudian negara saya, dan seluruh umat Islam, dan saya berharap Tuhan memberi saya kesuksesan. ”
Umat Islam sendiri memandang kompleks ini sebagai salah satu gambaran paling cemerlang dan terhormat yang menunjukkan ketaatan Kerajaan Arab Saudi terhadap Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya dalam keyakinan, metode, perkataan, dan penerapan.
Allah telah memampukan Kerajaan Arab Saudi untuk mendirikan proyek Islam besar yang menangani pencetakan Al-Qur’an yang Mulia, mendistribusikannya dalam berbagai versi dan narasi kepada umat Islam di seluruh dunia, dan berupaya menerjemahkan makna-makna Al-Qur’an. ke dalam banyak bahasa internasional.
Baca juga : Reservasi Hotel di Tanah Suci by Mandalika Wisata Team
Cara Berkunjung
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke sini, ada beberapa pilihan untuk datang antara lain secara mandiri atau via agent travel setempat. Percetakan ini dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 WAS hingga pukul 12.00 WAS. Komplkes percetakan ini tutup pada hari Kamis dan Jumat yang merupakan hari libur.
Nah bagi anda yang datang dari bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz (MED) di Madinah, kompleks ini hanya berjarak sekitar 25 km saja. Berikut adalah beberapa opsi transportasi yang bisa Anda gunakan untuk mencapai kompleks dari bandara:
- Taksi: Menggunakan taksi adalah cara yang paling cepat dan nyaman untuk mencapai Kompleks Percetakan Al-Quran Raja Fahd dari bandara. Perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 25-30 menit tergantung pada lalu lintas.
- Sewa Mobil: Anda dapat menyewa mobil di bandara dan berkendara sendiri ke kompleks. Perjalanan dengan mobil juga memakan waktu sekitar 25-30 menit.
- Transportasi Publik: Meskipun taksi dan sewa mobil lebih disarankan, ada juga opsi untuk menggunakan layanan transportasi publik jika tersedia. Periksa jadwal dan rute bus lokal untuk melihat apakah ada layanan yang sesuai.
Namun rekomendasi kami sebaiknya bagi anda yang belum pernah datang kesini ada baiknya menggunakan Taksi sebagai opsi paling praktis, terutama jika Anda ingin mencapai tujuan dengan cepat dan tanpa ribet. Atau Sewa mobil jika Anda berencana untuk menjelajahi Madinah lebih lanjut setelah mengunjungi kompleks.
Sekian ulasan kali ini, semoga bermanfaat.