Haji Furoda atau yang lebih dikenal dengan haji jalur undangan resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi ini memang belakangan menjadi pilihan sebagian orang. Khususnya mereka yang ingin naik haji tanpa antri lama seperti haji reguler umumnya.

Namun, keberadaan haji furoda bukan tanpa indikasi resiko, mengingat juga kuota diberikan dan ditentukan oleh Kerajaan Saudi Arabia. Berikut Penjelasan selengkapnya.
Baca juga : Ini Dia Perbedaan 3 Jenis Haji Yang Wajib Anda Ketahui, Dari Yang Murah Hingga Yang Paling Mahal
Apa Itu Haji Furoda?
Dilansir dari laman Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Haji Furoda adalah haji yang visanya diperoleh langsung dari pemerintah Arab Saudi tanpa melalui sistem kuota yang ditetapkan untuk negara-negara tertentu. Visa ini biasanya diberikan sebagai penghargaan atau undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi.
Selain itu, haji furoda memiliki ciri-ciri tersendiri yang perlu untuk diketahui. Mengingat ada 3 jenis haji yang umumnya diketahui. Berikut ciri-ciri haji furoda antara lain :
- Visa Khusus: Jamaah memperoleh visa haji langsung dari Arab Saudi, sering kali melalui undangan atau hubungan khusus, sehingga tidak terikat dengan kuota nasional.
- Biaya Lebih Tinggi: Biaya untuk Haji Furoda biasanya lebih tinggi dibandingkan haji reguler karena termasuk layanan dan fasilitas yang lebih eksklusif.
- Pengaturan Mandiri: Jamaah seringkali harus mengatur sendiri logistik seperti penerbangan, akomodasi, dan transportasi di Arab Saudi, meskipun banyak yang memilih menggunakan jasa agen perjalanan haji khusus juga.
Singkatnya, visa diperoleh langsung namun berbagai hal seperti biaya perjalanan dan akomodasi serta fasitilas pendukung harus diatur dan dipersiapkan sendiri. Atau jika ingin praktis dapat juga menggunakan jasa travel agent yang ada di daerahnya atau yang telah terdaftar PPIU.
Tata Cara Pengajuan Untuk Dapat Visa Undangan
Lalu bagaimana cara mendapatkan undangan seperti ini? Nah berikut ini kami tuliskan Proses Pengajuan Haji Furoda antara lain :
- Melalui Agen Resmi: Banyak jamaah yang mengajukan Haji Furoda melalui agen perjalanan haji yang memiliki akses atau kerjasama dengan pihak di Arab Saudi. Hal ini mengingat Kuota haji furoda ini juga sebagai bentuk penghargaan yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi.
- Dokumen Pendukung: Jamaah perlu menyiapkan dokumen seperti paspor, bukti vaksinasi, dan persyaratan lain yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Persyaratan lainnya di sini termasuk bukti akomodasi dan berbagai fasilitas lainnya yang mendukung pelaksanaan haji selama di tanah suci nantinya.
- Pembayaran Biaya: Membayar biaya yang biasanya lebih tinggi untuk menutupi layanan eksklusif dan pengurusan visa khusus. Namanya juga jalur undangan, yang reguler saja mahal, jadi tidak mungkin yang jalur VIP jadi lebih murah.
Keuntungan Haji Furoda
Meskipun mahal, namun sebanding dengan effortnya. Ada beberapa keuntungan dari haji furoda ini sebenarnya antara lain :
- Tanpa Antrian Kuota: Jamaah tidak perlu menunggu giliran dalam antrian kuota nasional, yang bisa memakan waktu bertahun-tahun.
- Layanan Eksklusif: Biasanya mendapatkan layanan dan fasilitas yang lebih baik selama menjalankan ibadah haji.
- Fleksibilitas Waktu: Lebih fleksibel dalam memilih waktu keberangkatan dan pulang dibandingkan dengan haji reguler.
- Bebas memilih paket layanan atau jenis layanan yang sesuai dengan keinginan.
Namun, ada hal yang perlu diingat bahwa haji furoda, meskipun menawarkan ekslusifitas secara pelaksanaannya, namun ada juga sisi resiko yang harus diantisipasi bagi mereka yang ingin melaksanakannya.
Waspada Resiko Visa Haji Palsu
Nah, inilah salah satu resiko yang harus diantisipasi bagi anda para calon jamaah haji yang ingin berhaji melalui jalur furoda ini. Kenapa? karena terbatasnya informasi terkait berapa kuota jalur undangan resmi ini, maka banyak oknum yang biasanya memanfaatkan hal ini untuk melakukan penipuan kepada calon jamaah.
Bagaimana caranya? Sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab kadang dapat menawarkan berhaji furoda melalui mereka, namun yang terjadi di lapangan bisa berbeda. Karena oknum seperti ini biasanya menggunakan visa ziarah untuk untuk memberangkatkan calon jemaahnya.
Terbukti, beberapa kasus belakangan yang sedang ramai dimana 22 orang jemaah haji non visa haji di deportasi kembali ke Indonesia. Seperti yang saya baca dari laman Jawapos.com jugam menurut informasi, mereka mengaku dijanjikan haji furoda, namun ternyata menggunakan visa ziarah.
Nah oleh karena itu, ada baiknya bagi anda yang ingin mencoba untuk mengambil jalur haji furoda, agar berhati-hati dalam mencari informasi. Termasuk dalam menerima iming-iming atau tawaran haji furoda. Bagaimana cara tahu jika itu haji furoda palsu atau tidak?
LIHAT JENIS VISANYA. Pastikan bahwa visa anda adalah visa haji, bukan visa bussiness atau visa ziarah yang nantinya akan membuat anda kucing-kucingan dengan petugas keamanan (Askar) di Arab Saudi.
Baca juga: Sweeping Jamaah Non Visa Haji, Bukti Ketatnya Ijin Haji 2024
Nah sekian informasi kali ini terkait haji furoda. Hubungi kami jika butuh konsultasi visa gratis, kami siap menjawab dan memberikan edukasi terbaik.