Banyak sekali pemberitaan viral yang beredar terkait dengan kebijakan haji dari Pemerintah Arab Saudi tahun ini. Yang terbaru terkait dengan kartu smart card haji.
Lalu apa saja kestimewaan kartu ini dan bagaimana tampilan sebenarnya smart card haji ini?

Apa Itu Smart Card Haji?
Seperti diketahui pemberlakuan smart card ini sendiri merupakan kebijakan yang diambil pemerintah arab saudi dalam rangka meminimalisir kejadian haji ilegal dan meningkatkan layanan bagi jamaah haji resmi.
Dilansir dari laman resmi voi.id, Smart Card Haji adalah kartu pintar yang diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk memudahkan jemaah yang melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Seperti namanya, Smart Card Haji berbentuk seperti kartu dengan berbagai manfaat karena bisa digunakan oleh pemegangnya selama melaksanakan ibadah.
Dalam kartu ini sejumlah keterangan terkait jamaah haji seperti Foto, nama, nomor identitas jemaah, kewarganegaraan, alamat perusahaan haji, dan kode QR. Jemaah haji juga dapat mengakses semua data melalui aplikasi yang ditentukan.
Baca Juga: Haji Terbaru! Arab Saudi Persembahkan Kartu Nusuk Pertama Untuk Jamaah Indonesia
Manfaat Smart Card
Perlu diketahui bahwa Smart Card Haji adalah kartu elektronik hasil inovasi Pemerintah Arab Saudi yang akan memberikan layanan spesial kepada jemaah yang ingin menunaikan ibadah haji.
Kartu ini dikeluarkan melalui aplikasi Nusk yang merupakan aplikasi resmi yang dipersyaratkan pemerintah Saudi dalam melakukan permohonan kartu Haji tahun ini.
Adapun Beberapa manfaat Smart Card Haji yang kami rangkum dari sumber yang sama di antaranya sebagai berikut.
- Memberikan informasi seputar haji
- Membantu memberikan pemahaman kepada jemaah terkait lokasi penting selama melakukan ibadah haji
- Sebagai sertifikat bagi jemaah atau sebagai bukti pelaksanaan ibadah haji sudah selesai dilakukan
- Mencegah jemaah melakukan haji dengan visa nonprosedural (mencegah jamaah ilegal)
- Dipergunakan sebagai kartu pass masuk saat berada di Arafah. Pemegang kartu ini akan diperbolehkan masuk ke Arafah ketika puncak haji cukup dengan menunjukkan kartu ini.
Kartu ini juga berperan penting dalam memandu jemaah haji menuju akomodasi di tempat-tempat suci dan memiliki akses ke berbagai fasilitas, selain berperan dalam mencegah ibadah haji ilegal.
Sosialisasi Smart Card Haji
Smart card haji diperkenalkan pertama kali dalam pertemuan bilateral antara pihak Arab Saudi dengan pihak Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, pada Senin 30/4/2024 lalu.
Peluncuran Smart Card Haji sendiri ditandai dengan penyematan kalung kepada perwakilan Jemaah Haji dari Indonesia yang menerima kehormatan sebagai pengguna gelombang pertama. Penyematan Secara simbolis tersebut dilakukan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah pada kesempatan yang sama.
Baca juga : Cegah Haji Ilegal, Pemerintah Arab Saudi Berlakukan Smart Card Masuk Arafah
Nah demikian sekilas tentang smart card haji tahun ini. Buat yang masih penasaran bisa hubungi kami atau kunjungi media sosial Mandalika wisata di laman Hubungi Kami.