Dampak Pembatasan Kuota Umrah! Kabar Terbaru, harga visa umrah naik Signifikan. Dampak Pembatasan Kuota Umrah dari Kerajaan Saudi Arabia.
Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan ketentuan baru terkait dengan visa umrah. Baru-baru ini Pemerintah Arab Saudi merilis surat Edaran terkait dengan Kebijakan Pembatasan kuota Visa Umrah.

Edaran dari Pemerintah Arab Saudi
Dilansir dari laman https://haj.gov.sa Adapun sejumlah point penting yang disampaikan melalui Edaran tersebut antara lain :
- Penentuan Batas maksimal mingguan penerbitan visa yang akan terus berkurang
- Kebijakan pembatasan yang tinggi kepada negara-negara terntentu yang banyak mengalami keterlambatan dalam pengeluaran jamaah umrah (dari Mekkah) berdasarkan catatan umrah musim lalu dan musim ini
- Pembatasan kuota kepada muasasah umrah yang bisa menerbitkan visa pada negara-negara point B sesuai dengan kinerja perusahaan tersebut.
Kebijakan ini akan mulai diberlakukan sejak 1 Syawal 1445 Hijriah atau sejak tanggal 10 April 2024 hingga 15 Zul Qo’dah 1445 H atau 15 Juni 2024. Dalam Edaran tersebut diketahui bahwa hal ini merupakan kebijakan yang diambil dalam rangka mempersiapkan jemaah haji musim ini (red. Haji 2024).
Dengan kata lain maksimal tanggal 15 Zul Qo’dah 1445 H atau 15 Juni 2024 seluruh jamaah umrah yang berada di mekkah harus dan wajib keluar atau segera meninggalkan tanah suci.
Dampak Kebijakan pembatasan kuota Umrah
Kebijakan ini pun menimbulkan sejumlah dampak, baik bagi muasasah atau penerbit visa resmi maupun bagi jamaah umrah sendiri. Salah satu dampak yang paling di soroti tentunya adalah kenaikan harga visa umrah yang bisa jadi cukup signifikan di masing-masing muasasah.
Di sisi lain, Muasasah juga sebagai penerbit visa harus bekerja ekstra dalam melakukan pengawasan terhadap jamaah umrahnya. Hal ini disebabkan Pemerintah KSA melalui kebijakan tersebut juga menyoroti dan mengevaluasi kinerja muasasah.
Adapun kinerja yang dimaksud adalah kinerja dalam memberikan layanan penerbitan visa umrah yang mencakup kualitas layanan dan pengawasan terhadap jamaah yang masuk melalui sistem visa yang dipercayakan oleh KSA kepada muasasah tersebut.
Tak hanya itu, dampak dari pembatasan kuota ini juga mengakibatkan tidak semua pengajuan visa dapat diterima, sehingga ada baiknya bagi para pelaku travel Umrah yang akan melakukan pemberangkatan pada bulan Syawal untuk lebih waspada dan segera melakukan pengajuan visa bagi jamaahnya.
Berakhirnya Kebijakan
Jika kebijakan ini diambil sebagai persiapan musim haji, maka biasanya hal ini akan berakhir ketika musim haji selesai dilaksanakan. Tentunya berbagai dampak tadi seperti kenaikan harga visa maupun pembatasan kuota terhadap visa umrah pun bisa kembali normal seperti semula.
Jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan terkait visa umrah dan haji, silahkan menghubungi kami untuk konsultasi gratis. Salam Tim Mandalika Wisata.