Calon Jamaah Umrah sebaiknya perhatikan hal ini saat beli Visa, karena akan sangat merepotkan saat tiba di tanah suci nanti.
Masih berkaitan dengan tulisan kami beberapa waktu lalu berjudul Cerita Umrah Backpacker : Salah Persepsi Bus Gratis Bandara, dimana jamaah yang telah tiba di bandara jeddah kebingungan karena merasa keberatan membayar kembali biaya transportasi atau bus bandara.
Oleh Sebab itu, kali ini kami jelaskan kembali point penting yang perlu diperhatikan saat mengajukan permohonan visa atau membeli visa ke Muasasah. Salah satunya adalah pembelian jasa transportasi yang satu paket dengan visa.

Beda Tempat Beli Visa dan Booking Transportasi
Mungkin ada yang akan bertanya, kenapa harus beli visa plus transportasinya di satu tempat? Bukankah bisa pesan transportasi di tempat lain, siapa tau lebih murah.
Betul, tidak ada yang salah dengan Beli Visa di Musasah A kemudian pesan Transportasi di penyedia jasa Transportasi B. Apalagi jika niat hati ingin hemat budget. Namun yang perlu anda perhatikan adalah ketika anda membeli Transportasi di tempat lain, anda harus memastikan bahwa provider atau perusahaan penyedia telah teregistrasi.
Selain itu, setelah melakukan bookingan atau pembelian, anda tetap wajib melaporkan pembelian tersebut kepada Muasasah penerbit Visa tadi. Kenapa? Hal ini dilakukan agar muasasah penerbit visa dapat mendaftarkan pengemudi dan kendaraannya di sistem nusuk.
Peringatan! Tidak semua perusahaan jasa transportasi telah teregistrasi sehingga beresiko baik bagi Muasasah maupun jamaah atau pemesan.
Setelah terdaftar, maka akan terbit Tafweej (surat jalan) yang akan menjadi bukti bahwa anda telah punya transportasi yang sah dan diakui sehingga tidak akan dipaksa untuk masuk ke bus yang di sediakan petugas Nusuk.
Tidak hanya sampai di situ saja, ini juga akan sangat membantu Muasasah penerbit visa dalam hal pengawasan, Karena penting untuk diketahui bahwa tugas dan fungsi Muasasah adalah bertanggung jawab atas keberadaan orang/jamaah yang Visanya diterbitkan melalui akunnya.
Sebaiknya bagaimana?
Menurut hemat kami, ada baiknya agar anda terhindar dari kasus “harus masuk bus yang disiapkan petugas nusuk meskipun sudah booking transportasi lain”, maka belilah transportasi satu paket saat membeli visa.
Hal ini akan mempermudah dan membuat perjalanan anda lebih lancar saat berada di tanah suci. Selain itu jika terjadi kendala anda juga akan dengan mudah melakukan komplain kepada Muasasah penerbit visa bersangkutan.
Konsekuensi Lain bagi Pemohon Visa mandiri
Perlu kami sampaikan juga bahwa terdapat konsekuensi yang mungkin akan merugikan, khususnya bagi jamaah mandiri atau pemohon Visa Mandiri.
Pasalnya atas sejumlah kejadian salah persepsi bus bandara tadi, sejumlah Muasasah sudah menyatakan tidak mau menerima apply visa perorangan atau mandiri. Memang sampai saat ini tidak semua begitu, namun ke depan bisa jadi hal ini akan kompak dilakukan.
Wajar sih, karena seperti yang telah saya sampaikan di atas tadi, muasasah bertanggung jawab atas jamaah yang dikeluarkan visanya, tapi jamaah ini justru pesan transportasi di tempat lain.
Nah sekian penjelasan dari kami kali ini, semoga bisa memberikan anda gambaran sebelum melakukan pembelian visa ke tanah suci.