Siapa bilang cuma umrah yang bisa backpacker? Ternyata Haji backpacker juga bisa loh, yuk simak penjelasan selengkapnya di sini untuk menghemat budget pergi haji.
Apa itu Haji Backpacker?
Haji backpacker adalah haji yang dilaksanakan secara mandiri dimana uang atau dana yang dipakai 100% berasal dari dana pribadi. Seorang haji backpacker harus bisa mengatur pengeluarannya sendiri, sehingga biaya perjalanan dan akomodasi pun bisa ditekan agar lebih hemat.
Selain itu perlu diketahui juga bahwa berbagai kebutuhan akan transportasi dan akomodasi harus di handle atau di tangani sendiri atau secara mandiri.
Apa Saja dokumen yang harus dilengkapi?
Sejumlah dokumen keimigrasian yang harus di persiapkan tak jauh berbeda dengan haji atau umrah pada umumnya, antara lain seperti visa, paspor, dan KTP. Karena haji backpacker bukanlah haji reguler, maka Visa yang digunakan akan berbeda dan biasanya menggunakan Visa syahsiah. Cara pengurusan Paspor,
Dilansir dari laman kumparan.com, bahkan Karena tidak terdaftar sebagai jemaah haji reguler, maka haji backpacker pun harus menggunakan visa lain. Misalnya, visa untuk umroh, visa turis, dan sejenisnya.
Untuk persyaratan pengurusan paspor biasanya hanya mencantumkan KTP, KK, Akta lahir/Akta Perkawinan dan membayar PNBP sebesar Rp. 350.000,-.
Apa saja Persiapannya?
Ada sejumlah persiapan yang harus disiapkan jika ingin melaksanakan haji backpacker antara lain sebagai berikut :
- Jemaah harus menguasai bahasa asing minimal bahasa Inggris. Sebab, selama perjalanan tentu jemaah akan transit dan bertemu dengan banyak orang dan minimal menguasai satu bahasa international.
- Selain bahasa Inggris, ada baiknya Jemaah juga mempelajari bahasa Arab untuk memudahkan aktivitasnya saat beribadah di Mekkah.
- Sebelum perjalanan, ada baiknya jemaah mempelajari terlebih dahulu tata cara pelaksanaan ibadah haji mulai dari rukun atau tata tertibnya agar haji yang di kerjakan bisa khusyuk dan sah.
- Perhitungkan budget dengan matang mulai dari tiket, penginapan, transportasi, biaya makan dan kebutuhan lainnya yang akan menunjang aktifitas ibadah di tanah suci.
- Pastikan jemaah punya jiwa petualang dan tidak takut mengeksplorasi saat sedang menjalankan ibadah.
Nah demikian informasi seputar Haji backpacker kali ini, apabila ada hal-hal yang ingin ditanyakan bisa komen atau menghubungi kami secara gratis ya. Semoga bermanfaat.