0819-0909-0990 Admin mandalikawisata10@gmail.com

Kemenag antisipasi Kasus jemaah haji hilang pada 2023 lalu melalui pengembangan alat pelacak jemaah ini. Bagaimana mekanismenya? Selengkapnya di sini.

kasus jemaah haji hilang

Alat Pelacak Jemaah Haji

Dilansir dari laman himpuh.or.id, diketahui bahwa Kementerian Agama (Kemenag) tengah mengupayakan untuk mengembangkan teknologi pencarian jemaah haji yang hilang. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap kejadian serupa di tahun lalu.

Menurut  Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam penutupan Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) beberapa waktu lalu, penggunaan teknologi tersebut selain untuk mengatasi permasalahan jemaah hilang, juga sebagai bentuk adaptasi proses transformasi digital di Arab Saudi.

Yaqut menjelaskan pihaknya berencana menggandeng pakar teknologi Ainun Najib dalam mengembangkan aplikasi pencari jemaah hilang tersebut. Dirinya juga menuturkan bahwa potensi jemaah hilang cukup tinggi di berbagai pusat kegiatan penyelenggaran haji. Baik itu saat wukuf di Mekkah ataupun di Madinah.

Selain itu, Yaqut menambahkan aplikasi tersebut nantinya tak hanya diperuntukkan mencari jemaah yang hilang namun Teknologi tersebut akan dibuat untuk memenuhi berbagai kebutuhan jemaah dalam waktu cepat.

Kasus Jemaah haji Hilang

Kasus Jemaah Haji Hilang sebenarnya bukanlah hal baru, pasalnya setiap tahun pelaksanaan haji kejadian ini memang hampir terus terulang.

Contoh saja kasus hilangnya 3 orang jemaah usai puncak haji di Armuzna  di musim haji tahun lalu yang menyebabkan pencarian berlarut-larut. Maka tak salah bila salah satu catatan pada penyelenggaraan haji tahun 2023 adalah mitigasi jemaah hilang, khususnya saat puncak haji di Armuzna.

Perlu diketahui bahwa sebagian besar jemaah yang hilang umumnya adalah lansia. Hal ini juga disampaikan oleh Yaqut secara jelas saat menceritakan penemuan jemaah haji yang hilang musim lalu.

“Ketika kita menemukan jamaah yang tersesat sebagian besar lansia, sehingga petugas utamanya linjam (perlindungan jemaah) yang paling repot mencari jemaah (yang hilang tersebut),” tuturnya

Nah, kami dari Mandalika Wisata menyarankan ada baiknya anda sebagai calon jemaah haji mengikuti setiap instruksi dari petugas yang mendampingi agar anda tidak terpisah dari rombongan atau bahkan tersesat. Selain itu selalu gunakan atribut lengkap untuk memudahkan pencarian apabila anda terpisah dari rombongan.

Tentunya kita semua berharap agar alat pelacak ini segera di luncurkan, sekian informasi dari kami dan semoga bermanfaat.

Translate ยป