0819-0909-0990 Admin mandalikawisata10@gmail.com

Beberapa rekanan mengeluhkan kejadian dimana tiba-tiba ada calon jamaah yang baru mendaftar akun Nusuk, trus muncul notifikasi akun sudah ada. Padahal jelas-jelas mereka merasa tidak pernah membuat akun tersebut. Bahkan ada juga yang menemukan reservasi tasreh raudah di tanggal sekian, padahal orangnya masih di tanah air.

Hal ini tentunya membuat resah para jamaah yang jelas-jelas ingin melakukan reservasi secara mandiri. Pasalnya, hal ini membuktikan bahwa ada pihak-pihak ataupun oknum tertentu yang dengan sengaja menggunakan data mereka tanpa ijin, untuk membuat akun Nusuk.

nusuk

Baca juga : Mengenal Tasreh Raudah, Biar Jamaah Tidak Salah Kaprah

Praktek Jual Beli Tasreh

Jika dulu tasreh raudah dibatasi untuk per orang itu sekali dalam 365 hari, sehingga tak jarang para jamaah yang datang berkunjung, sudah di bookingkan tasreh raudah jauh-jauh hari oleh muasasah penerbit visanya. Adapun tujuannya adalah agar jamaah dapat berziarah dan berdoa di dalam raudah.

Namun, banyak kejadian tahun-tahun kemarin dimana jamaah sudah sampai di depan raudah menjadi panik. Pasalnya, ketika dilakukan pengecekan oleh petugas di pintu masuk, ditemukan bahwa tasreh raudah sudah terpakai. Padahal jelas-jelas si jamaah ini baru sampai.

Dari situ, maka sejumlah oknum atau pihak pun menawarkan alias menjual tasreh raudah yang tidak jadi terpakai oleh jamaah mereka, yang biasanya disebabkan karena mepetnya jadwal perjalanan. Namun hal itu sebenarnya Tidak sepenuhnya salah, karena membantu sekali ketika ada jamaah yang tidak kebagian tasreh maupun jamaah yang lewat jadwal kunjungannya.

Pencurian Data Jamaah Untuk Akun Nusuk

Mirisnya, belakangan praktek jual beli tasreh ini justru merambah ke arah negatif. Misalnya pencurian data jamaah atau penggunaan data jamaah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk membuka akun Nusuk dan melakukan reservasi tasreh raudah.

Meskipun jamaah masih berada di Indonesia, namun reservasi oleh oknum ini dapat dilakukan di sekitar area masjid Nabawi, seperti tulisan kami beberapa waktu lalu. Baca juga : Info Terbaru Umrah 2025: Tasreh Raudah Kini Tak Lagi Dibatasi, dimana dalam artikel tersebut dibahas kebijakan terbaru terkait reservasi tasreh raudah.

Adapun kebijakan dimaksud adalah booking jadwal masuk kunjungan ke Raudah tidak lagi dibatasi satu kali dalam waktu 365 hari, melainkan dapat dilakukan setiap 20 menit sekali dengan sejumlah syarat sebagai berikut :

  1. Berada di dekat masjid nabawi atau area sekitarnya saat akan melakukan booking kunjungan
  2. Mengaktifkan GPS location selama proses booking
  3. Install dan update aplikasi nusuk terbaru via instan track
  4. Pengajuan dapat dilakukan setiap 20 menit sekali dan jadwal akan muncul tiap 20 menit sekali

Balik lagi soal kasus pencurian data jamaah tadi, maka tentu saja sangat merugikan bagi jamaah, pasalnya akun Nusuk yang seharusnya menjadi haknya, telah dikuasai oleh oknum yang tidak dikenal. Namun anda tidak perlu panik, karena anda dapat mengikuti tips di bawah ini untuk mengembalikan akun Nusuk anda.

Tips & Trick Jika Akun Nusuk di Gunakan Orang Lain

Jika anda menemukan bahwa akun Nusuk anda ternyata digunakan orang lain (biasanya muncul notifikasi bahwa akun sudah ada), maka silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Jangan panik dan siapkan data foto pasport dan foto visa anda;
  2. Segera Kirim email ke alamat : support@hajj.nusuk.sa dengan melampirkan screenshoot tampilan nusuk dan data yang mendukung seperti nomor passport dan visa anda.
  3. Ikuti panduan yang tertulis dalam email balasan dari Customer Services Nusuk, atau anda juga dapat
  4. Hubungi pusat panggilan Nusuk di +966920031201.

Nantinya apabila persyaratan yang diminta sudah tervalidasi, anda akan diberikan panduan untuk dapat kembali menggunakan akun Nusuk yang sesuai dengan data anda. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Translate ยป