Sebanyak 221.000 kuota haji Indonesia Tahun 2025, ini tahapan rencananya yang dipublikasikan oleh Kemenag.

Dilansir dari laman kemenag.go.id, sebanyak 221.000 kuota haji tahun depan ini telah diumumkan Pemerintah Arab Saudi. Pengumuman itu disampaikan pada 19 Juni 2024, atau 12 Zulhijjah 1445 H lalu. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di Makkah.
Meskipun memperoleh kuota yang masih sama dengan tahun sebelumnya, namun pengumuman yang lebih awal ini terbilang hal yang baik agar persiapan penyelenggaraan haji berikutnya dapat dilakukan dengan lebih baik lagi. Mengingat untuk penyelenggaraan haji tahun ini, berjalan lebih baik dan lancar karena persiapan yang lebih awal.
Baca juga : Haji Terkini: Tips Berhaji Aman dan Nyaman Saat Menuju Masjid Nabawi
Lebih lengkapnya, berikut ini kami sampaikan beberapa tahapan persiapan haji tahun depan (2025) yang telah dipubliksikan :
- 12 Zulhijjah 1445 H (18 Juni 2024)
- Penyerahan dokumen persiapan awal dan kuota haji
- Aktivasi garansi elektronik
- Aktivasi potofolio keuangan elektronik di Ehaj
- 1 Rabi’ul Awal 1446 H (4 September 2024)
- Mulai pertemuan persiapan
- Mulai rapat perusahaan penyedia layanan (paket, akomodasi, konsumsi)
- Pemilihan maskapai penerbangan
- 20 Rabi’ul Tsani 1446H (23 Oktober 2024)
- Finalisasi hasil serangkaian rapat persiapan
- Mulai tahap kontrak dengan perusahaan penyedia layanan
- Mulai penentuan lokasi penempatan di Masayair
- 13 Rajab 1446H (13 Januari 2025)
- Muktamar dan pameran haji
- Penandatanganan MoU persiapan haji
- Penandatanganan kesepakatan pemberangkatan (Tafwij)
- 15 Sya’ban 1446H (14 Februari 2025)
- Akhir tahapan penandatanganan kontrak layanan
- 20 Sya’ban 1446H (19 Februari 2025)
- Awal penerbitan visa
- 20 Syawal 1446H (18 April 2025)
- Akhir penerbitan visa
- 1 Zulkaidah 1446H (29 April 2025)
- Awal kedatangan jemaah haji
Nah bagi anda yang memang sudah berencana berangkat haji tahun depan, ada baiknya mulai mempersiapkan diri baik dengan baik. Khususnya memantapkan diri dalam memahami ketentuan ibadah haji dan apa saja persiapan yang perlu dilakukan. Lebih awal lebih baik bukan?